<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019</id><updated>2012-02-16T05:16:22.768-08:00</updated><category term='cemas'/><category term='prioritas'/><category term='pinggir jalan'/><category term='mapan'/><category term='kata'/><category term='labora'/><category term='change'/><category term='peran'/><category term='dialektika'/><category term='Bartimeus'/><category term='word'/><category term='pengampunan'/><category term='baru'/><category term='putus asa'/><category term='pilihan'/><category term='perubahan'/><category term='time management'/><category term='tanah yang baik'/><category term='kuatir'/><category term='hope'/><category term='kemapanan'/><category term='tanah berbatu'/><category term='resiko'/><category term='masalah'/><category term='biji'/><category term='iman'/><category term='self control'/><category term='worte'/><category term='Zakheus'/><category term='berubah'/><category term='waktu'/><category term='manajemen waktu'/><category term='benih'/><category term='sahabat'/><category term='makna'/><category term='murid'/><category term='talenta'/><category term='persoalan'/><category term='hubungan'/><category term='pokok anggur'/><category term='harapan'/><category term='wajah'/><category term='lidah'/><category term='cermin'/><category term='kematian'/><category term='pekerjaan'/><category term='tamat'/><category term='percaya'/><category term='khawatir'/><category term='tanda'/><category term='hidup baru'/><category term='penderitaan'/><category term='perkataan'/><category term='kekuatiran'/><category term='pergumulan'/><category term='keinginan'/><category term='keluarga'/><category term='konflik'/><category term='damai'/><category term='celik'/><category term='keputusasaan'/><category term='tujuan'/><category term='time'/><category term='ketaatan'/><category term='hadiah'/><category term='rumah 1000 cermin'/><category term='penguasaan diri'/><category term='kecemasan'/><category term='buta'/><category term='mati'/><category term='taat'/><category term='harap'/><category term='agent of change'/><category term='doa'/><category term='bertumbuh'/><category term='tanah'/><category term='Daud'/><category term='pencipta dan ciptaan'/><category term='gosip'/><category term='janji'/><category term='semak'/><title type='text'>Perki Bremen</title><subtitle type='html'>Persekutuan Kristen Indonesia di Bremen</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-4750720283444415079</id><published>2010-06-08T12:01:00.000-07:00</published><updated>2010-06-08T12:05:08.842-07:00</updated><title type='text'>Memilih untuk berbahagia</title><content type='html'>1 Tesalonika 5:18; Yoh 14:15-31&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Indonesia dikenal ramah dan murah senyum, tidak susah untuk melihat seseorang tersenyum disana. Senyum ramah dapat kita lihat pada raut wajah seseorang dengan pekerjaan seperti tukang becak, penjual bakso, supir taxi, pegawai negri atau profesi lainnya yang boleh dikatakan tidak berpenghasilan besar, sepertinya hidup mereka bahagia dan tanpa beban jika dilihat dari raut wajah mereka walaupun kadang hidup mereka terlihat susah jika kita lihat di layar TV yang kadang suka membesar-besarkan keadaan. Boleh dikatakan bahwa mereka memilh untuk berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kota-kota besar dan seperti yang saya lihat di Jerman, seseorang yang berpakaian rapi kadang memiliki raut wajah yang murung dan khawatir seakan-akan besok dunia akan kiamat. Ini sungguh ironi. Orang-orang seperti ini boleh dikatakan memilih untuk tidak berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deion Sanders adalah pemain football di Amerika yang menginginkan untuk jadi juara Super Bowl lebih dari apapun di dunia ini. Hal tersebut adalah mimpinya. Dia berlatih dan berlatih, tahun demi tahun, bekerja tanpa kenal lelah. Hingga suatu hari mimpinya tersebut menjadi nyata. Dia memenangkan Super Bowl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ketika dia pulang sehabis merayakan kemenangannya tersebut, Sanders merasa sangat kecewa. Dia berpikir, “Jadi hanya begini? Saya telah bekerja selama bertahun-tahun dan telah mencapai puncak karir saya. Saya pikir hal ini akan sangat berbeda. Ya, saya bahagia. Ya, Tuhan memberkati saya. Tapi ini bukanlah seperti yang saya bayangkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa menginvestasikan banyak waktu dan energi, dan ketika semua yang kita katakan terwujud, kitapun bisa merasa kecewa seperti Sanders. Pada Yoh 14:24, Yesus Mengatakan: .. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang dberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus sebenarnya telah memberikan damai sejahtera kepada kita, dan damai sejahtera itu dapat kita rasakan ketika kita memilih untuk merasakannya. kita harus menyadari bahwa sukacita yang sejati dalam hidup ada pada hal-hal sederhana seperti menghabiskan waktu dengan teman dan keluarga, bangun lebih pagi untuk menyaksikan matahari terbit, berjalan-jalan di taman dan sebagainya. Kebahagiaan adalah sebuah pilihan. Tuhan ingin kita hidup dengan konsisten. Ia ingin kita menikmati setiap saat dalam kehidupan kita walaupun dalam pergumulan-pergumulan dan kesukaran-kesukaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasus Paulus menasihatkan kepada jemaat di Tesalonika dalam 1 Tes 5:18 “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu”. Ijinkan hal-hal sederhana membawa musim panas dan nyanyian masuk dalam hidup kita sehingga kita bisa menikmati berkat yang Tuhan berikan dalam hidup kita. Tuhan Yesus Memberkati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan :&lt;br /&gt;Hal-hal sederhana apa yang membuat saya berbahagia hari ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PA 5 Juni 2010&lt;br /&gt;oleh: Rudolf S BOnay&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-4750720283444415079?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/4750720283444415079/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2010/06/memilih-untuk-berbahagia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/4750720283444415079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/4750720283444415079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2010/06/memilih-untuk-berbahagia.html' title='Memilih untuk berbahagia'/><author><name>Rudolf Bonay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05793951485872936088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_CZU7yNSeeks/SYfo8Xz-kRI/AAAAAAAAAEc/ZUkOQwwcaDU/S220/n1635354617_64325_7452.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-9187217943155367720</id><published>2009-11-28T12:34:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T15:21:59.507-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tamat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kematian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tanda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hidup baru'/><title type='text'>Tanda Tamat</title><content type='html'>Pendalaman Alkitab Perki Bremen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa" (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Roma 6:6&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Roma 6:1-14&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setahun: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1 Samuel 7-8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat lulus SMA, ijazah yang saya terima bertuliskan "Surat Tanda Tamat Belajar". Saya sudah tamat belajar? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tamat&lt;/span&gt; bisa diartikan lulus, tuntas, selesai, habis, atau bisa juga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mati&lt;/span&gt;. Wah, apa tidak salah? Sebenarnya kata ini tidak sepenuhnya salah. Setiap saat kita memang harus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tamat&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mati&lt;/span&gt; karena &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kematian&lt;/span&gt; adalah awal kehidupan baru. Jadi, rupanya maksud dari "Tanda Tamat Belajar" adalah bahwa siswa sudah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mati&lt;/span&gt; sebagai pelajar SMA, lalu naik ke jenjang pendidikan lebih lanjut. Dari satu tahap kehidupan, ia harus meneruskan ke tahap kehidupan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ijazah adalah sebuah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tanda&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Baptisan&lt;/span&gt; juga memberi "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tanda kematian&lt;/span&gt;" kepada kita. Kita dibabtis dalam kematian-Nya (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 3&lt;/span&gt;), sebagai tanda hidup baru bersama Yesus. "Tanda tamat" manusia lama yang telah disalibkan, "supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar kita jangan menghambakan diri lagi kepada dosa" (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 6&lt;/span&gt;). Kematian Yesus adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selamanya (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 10&lt;/span&gt;). Jadi, kematian-Nya juga mematikan kehidupan lama kita, yang dalam kitab Efesus disebut Paulus sebagai hidup dengan "kekerasan hati" (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Efesus 4:18&lt;/span&gt;) atau "menyerahkan diri kepada nafsu yang menyesatkan" (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 19&lt;/span&gt;). Entah itu berdusta, marah, mencuri, berkata kotor, berkata kosong, berlaku sembrono, memfitnah, menghina, bertikai, dan segala bentuk kelaliman yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita diberi "tanda tamat" oleh kematian-Nya, mari kita siapkan diri untuk menjalani &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hidup baru&lt;/span&gt; dalam terang Kristus, bahkan untuk berbuah kebaikan, keadilan, dan kebenaran. Mari jagai hidup kita agar tidak menyerah dan menjadi senjata kelaliman. Agar diri kita sungguh mati terhadap dosa, setiap saat! -- AGS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bila Anda bersedia mati untuk setiap menit, Anda akan sungguh-sungguh hidup." -- Anthony de Mello, S.J.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diambil dari Gloria Cyber Ministries - Renungan Harian&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.glorianet.org/rh/032008/22.html"&gt;http://www.glorianet.org/rh/032008/22.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diunggah dan dipercantik oleh &lt;a href="http://saptocondrobotic.blogspot.com/"&gt;Ignatius S. Condro A.B.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-9187217943155367720?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/9187217943155367720/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/tanda-tamat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/9187217943155367720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/9187217943155367720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/tanda-tamat.html' title='Tanda Tamat'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-4323866531540514841</id><published>2009-11-28T11:04:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T13:00:12.791-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadiah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='talenta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pilihan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resiko'/><title type='text'>Perumpamaan tentang Talenta</title><content type='html'>Pendalaman Alkitab Perki Bremen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matius 25:14-30&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita menerima hadiah, kita selalu dihadapkan pada dua pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan yang pertama adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hadiah ini sangat berharga, sehingga kita tidak dapat mengambil resiko untuk membukanya&lt;/span&gt;. Mereka yang mengikuti pilihan pertama ini menyadari bahwa ketika hadiah dibuka, mungkin akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Membuka hadiah selalu beresiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Respon yang kedua adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hadiah ini sangat berharga, sehingga kita harus mengambil resiko untuk membukanya&lt;/span&gt;. Mereka yang mengikuti pilihan kedua menyadari bahwa dengan tidak membukanya berarti membiarkan isinya menjadi tidak berguna sama sekali. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;There is no tragedy like the tragedy of the unopened gift&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua diberi hadiah/talenta dalam hidup ini. Bersamaan dengan hadiah itu, kita juga dihadapkan pada pilihan apakah kita akan membuka dan menggunakan hadiah itu atau tidak. Membuka atau tidak membuka hadiah yang Tuhan berikan pada kita berhubungan erat dengan pertumbuhan kita. Manusia dan semua benda hidup diciptakan untuk bertumbuh. Kita senang melihat segala sesuatu bertumbuh, contoh: orang tua yang melihat anaknya tumbuh, pemimpin perusahaan yang melihat perusahaannya berkembang, dll. Pertumbuhan adalah suatu mukjizat. Untuk bertumbuh, kita dihadapkan pada resiko, sama seperti pilihan untuk membuka hadiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Contoh&lt;/span&gt;: Cerita Yesus berjalan di atas air (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matius 14:22-33&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;Ada dua karakter dalam cerita itu, yaitu Petrus dan murid-murid yang lain.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Petrus adalah contoh orang yang memilih pilihan kedua ketika dia berhadapan dengan pilihan untuk berjalan di atas air.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang yang tetap diam di dalam perahu adalah mereka yang mengikuti pilihan pertama.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;Ortberg, J. 2001. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;If you want to walk on water, you've got to get out of the boat&lt;/span&gt;. Chapter 2. Zondervan, Grand Rapids, Michigan 49530&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perumpamaan tentang talenta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matius 25:14-30&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus mengajarkan kita 3 prinsip dasar tentang Tuhan, Tuan dalam hidup kita, yang menawarkan kesempatan besar pada kita:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Dia adalah Allah pemberi (ayat 14-18)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan dan sifat Yesus sebagai tuan&lt;br /&gt;........................................................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Yesus menceritakan perumpamaan tentang talenta ini karena &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Allah Sang Pemberi menawarkan satu kesempatan besar dalam hidup kita&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Respon para hamba: Apa yang ketiga orang itu lakukan? (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 16-18&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hamba pertama dan kedua ...............................................................&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hamba ketiga .....................................................................................&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Ketika kita mendengar kata talent, kita langsung berpikir tentang hidup kita (pikiran, kemampuan, talenta spiritual, tubuh, uang, keinginan, dll)&lt;br /&gt;Dari cerita ini kita bisa mendapatkan makna bahwa&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tuhan adalah Tuan yang sangat murah hati&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak ada seorang pun yang tidak memiliki talent&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bahkan, Tuhan mengajak kita berpartner dalam mengembangkan talenta itu.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Dia adalah Allah yang memperhitungkan (ayat 19-30)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Tuan ternyata tidak membiarkan ketiga orang itu tanpa membuat perhitungan (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 19&lt;/span&gt;). Hamba ketiga tidak menyadari hal yang tidak terelakan dalam hidupnya. Dia lupa bahwa Sang Tuan, pasti kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang hamba ketiga, mengapa dia berbuat demikian?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;iri hati&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membandingkan talentanya dengan yang lain?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat 25&lt;/span&gt; .........................................................................&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat 26&lt;/span&gt; .........................................................................&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Dia adalah Allah yang memberi penghargaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Respon Sang Tuan ketika mendapatkan hambanya berhadil mengembangkan talenta (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 21 dan 23&lt;/span&gt;) ..........................................................&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagi dia yang menguburkan talenta (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 26, 28, 30&lt;/span&gt;) .....................................................&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Respon dan penerapan (ayat 29-30)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Harga yang harus dibayar dengan keluar dari perahu (seperti Petrus, hamba pertama dan kedua) ...............................................................................&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harga yang harus dibayar dengan tetap diam di dalam perahu (seperti murid-murid lain dan hamba ketiga) ............................................................&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penerapan .........................................................................&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dipercantik oleh &lt;a href="http://saptocondro.blogspot.com/"&gt;Ignatius Sapto Condro A.B.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-4323866531540514841?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/4323866531540514841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/perumpamaan-tentang-talenta.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/4323866531540514841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/4323866531540514841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/perumpamaan-tentang-talenta.html' title='Perumpamaan tentang Talenta'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-6651163606949256676</id><published>2009-11-27T16:00:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T12:59:02.469-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='janji'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='percaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iman'/><title type='text'>Iman dan Janji Allah</title><content type='html'>Pendalaman Alkitab Perki Bremen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu ketika sekelompok orang bertanya kepada Yesus bagaimana mereka dapat mengerjakan pekerjaan Allah. Yesus menjawab "inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Allah!" (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yohanes 6:29&lt;/span&gt;). Allah menghendaki kepercayaan dan iman dari setiap orang karena "Tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah." (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ibrani 11:6&lt;/span&gt;). Tetapi seringkali dalam masyarakat modern, iman tidak lebih daripada pikiran yang muluk-muluk; "Saya harap segala sesuatu akan berjalan dengan lancar. Saya "beriman" bahwa  hal itu akan terjadi." Konsep iman menurut pandangan Alkitab jauh melampaui pemikiran dangkal seperti itu dan iman merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk berjalan dengan Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. HIDUP OLEH IMAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman bukan perasaan atau kesan. Iman bukan juga suatu kebenaran yang kita yakini sendiri atau semacam indoktrinasi diri. Iman berarti percaya dan menerima begitu saja apa yang telah dijanjikan Allah dalam Alkitab. Seperti sikap percaya dan menerima yang dimiliki seorang anak, iman ialah tetap percaya meskipun tidak tahu apa yang mungkin terjadi. Iman hanya mengandalkan janji dan pembuat janji. (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mendoakan janji Allah&lt;/span&gt;, Tom Yeakly)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bagaimana definisi iman menurut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ibrani 11:1&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Apakah yang dimungkinkan oleh iman kepada Allah?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Matius 21:22&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Efesus 3:12&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;1 Yohanes 5:4,5&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Efesus 6:16&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;3. Hal-hal penting apakah yang kita pelajari dalam kehidupan iman Abraham?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Roma 4:20,21&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ibrani 11:8-12&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Menurut kira sendiri apa artinya beriman?&lt;br /&gt;Kapan waktunya mulai beriman?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matius 7:7-11&lt;/span&gt;, Yesus menyuruh kita untuk meminta, mencari, dan mengetok bila kita bisa menerima ini sebagai kegiatan terus menerus dan bukan hanya satu kali saja. Tetapi kita sering cepat putus asa dan menentukan sendiri batas akhir jawaban Allah atas doa kita. Apa yang kita pelajari dari ayat-ayat ini mengenai kesabaran dan iman?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Yesaya 40:31&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yakobus 1:3-4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. IMAN KEPADA JANJI ALLAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janji adalah suatu yang dapat dipercayai, sesuatu yang dapat dipegang dengan penuh keyakinan. Seperti janji-janji seorang ayah kepada anak-anaknya, di dalam Alkitab terdapat janji Allah bagi anak-anak rohaniNya. Ada janji yang bersifat umum yang diberikan untuk banyak orang dan sepanjang waktu, ada janji khusus kepada seseorang sesuai dengan situasi unik pada waktu tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Bagaimana sifat yang dimiliki Allah?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Bilangan 23:19&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayub 42:2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;6. Allah telah memberikan janji-janji di dalam FirmanNya? Apa yang dijanjikanNya&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Filipi 4:19&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Yeremia 33:3&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Roma 8:32&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;7. Pelajari kehidupan tokoh-tokoh di bawah ini, bagaimana mereka mengklaim dan meyakini janji Allah dalam pergumulan hidupnya?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Nehemia (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nehemia 1:1-11&lt;/span&gt;)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Daud (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2 Samuel 7&lt;/span&gt;)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Musa (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keluaran 32:11-15&lt;/span&gt;)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Abraham (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ibrani 11:8-17&lt;/span&gt;)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sadrakh, Mesakh, Abednego (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Daniel 3:16-26&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;8. Hal-hal apakah yang menyebabkan kita tidak mendapatkan apa yang kita imani?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tidak percaya (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Markus 6:1-6&lt;/span&gt;)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak taat (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yohanes 14:21&lt;/span&gt;)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurang sabar (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Efesus 6:18&lt;/span&gt;)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Salah memegang janji (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yakobus 4:3&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. PENERAPAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara memegang janji-janji Allah?&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Serahkanlah kehidupan kepada Dia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berdoa dan meminta pimpinan-Nya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Carilah janji-janji itu. Tafsirkan dengan benar, kenali latar-belakangnya, renungkan dan doakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Peganglah janji itu bila kita merasa damai sejahtera dan berdoalah bahwa kita mempercayai janji itu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selama berdoa, ujilah apakah janji itu bertahan setelah melalui bimbingan Ilahi. Mintalah teman rohani untuk menolong kita melihat sisi pro-kontra secara objektif ditinjau dari sudut pandang orang kristen yang dewasa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selama kita menunggu jawaban, berdoalah dengan iman dan kesabaran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Evaluasi. Jika kita sudah mengerjakan langkah-langkah di atas tetapi jika doa tidak menjadi kenyataan, koreksilah apakah kita sedang tidak taat, kurang percaya, kurang sabar atau salah memegang janji Allah.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dipercantik oleh &lt;a href="http://iscabrainrobot.blogspot.com/"&gt;Ignatius Sapto Condro A.B.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-6651163606949256676?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/6651163606949256676/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/iman-dan-janji-allah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/6651163606949256676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/6651163606949256676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/iman-dan-janji-allah.html' title='Iman dan Janji Allah'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-6505328286634511691</id><published>2009-11-26T14:54:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T12:44:04.122-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konflik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rumah 1000 cermin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cermin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='damai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wajah'/><title type='text'>Melihat Konflik, Melihat ke Dalam</title><content type='html'>Pendalaman Alkitab Perki Bremen 15 Desember 2006&lt;br /&gt;oleh &lt;a href="http://saptocondro.blogspot.com/"&gt;Ignatius Sapto Condro A.B.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perdamaian... Perdamaian...&lt;br /&gt;Banyak yang cinta damai...&lt;br /&gt;tapi perang semakin ramai..."&lt;br /&gt;(penggalan lagu &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=bYkArJeYD0g"&gt;Perdamaian&lt;/a&gt; karangan Haji Ukat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kita menghadapi konflik dengan sesama kita dengan berbagai alasan. Sebelum melibatkan diri dalam konflik, sudah selayaknya kita melihat ke dalam diri kita sendiri. Apakah ada sesuatu dalam diri kita yang menyediakan bara atau api yang menyebabkan adanya api konflik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita baca cerita berikut&lt;br /&gt;(yang sudah banyak beredar dari email ke email, milis ke milis, blog ke blog, notes ke notes)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu desa yang terpencil terdapat rumah aneh yang disebut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rumah 1000 Cermin&lt;/span&gt;. Suatu hari Coki, anjing kecil, sedang berjalan-jalan di desa itu dan melintasi Rumah 1000 Cermin. Ia tertarik pada rumah itu dan memutuskan untuk masuk melihat-lihat apa yang ada di dalamnya. Ia melompat-lompat ceria lalu menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu depan. Telinganya terangkat tinggi-tinggi. Ekornya bergerak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kipit-kipit&lt;/span&gt; secepat mungkin. Ia tersenyum lebar dan tampak olehnya seribu wajah anjing dengan senyum lebar, hangat, dan bersahabat. Dia meninggalkan rumah itu sambil merasa "Tempat ini sangat menyenangkan. Coki akan kembali mengunjunginya sesering mungkin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian anjing lain bernama Bleki datang ke rumah itu. Dia tidak seceria Coki. Dengan perlahan, ia menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu. Ketika di dalam, ia terkejut melihat ada seribu wajah anjing yang muram dan tidak bersahabat. Dia lalu menggeram. Tampaklah seribu anjing yang menggeram dengan menyeramkan. Ia merasa ketakutan dan segera keluar dari rumah, "Tempat ini sungguh menakutkan, Bleki takkan pernah mau kembali ke sini lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan cerita di atas dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mat 22:39&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Luk 10:27-28&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mrk 12:31,33&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Bagaimana kesan yang ditangkap?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja yang ada dalam diri kita?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Yak 3:16&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Yak 4:1-3&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1 Tim 6:4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pesan Kitab Suci dalam menghadapi konflik?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;1 Kor 13:4-7&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Gal 6:4-5&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Ef 6:4&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Tit 3:2&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mrk 9:35&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semua wajah di dunia ini adalah cermin wajah kita sendiri. Wajah bagaimanakah yang tampak pada orang-orang yang Anda jumpai?"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-6505328286634511691?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/6505328286634511691/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/melihat-konflik-melihat-ke-dalam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/6505328286634511691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/6505328286634511691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/melihat-konflik-melihat-ke-dalam.html' title='Melihat Konflik, Melihat ke Dalam'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-5334350351696103365</id><published>2009-11-25T13:27:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T12:58:24.470-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='murid'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ketaatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='taat'/><title type='text'>Ketaatan Hidup Seorang Murid</title><content type='html'>Pendalaman Alkitab Perki Bremen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Keluaran 24:1-8&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;1 Samuel 15:1-35&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yohanes 14:23,24a&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Saul diangkat menjadi raja pertama di atas seluruh bangsa Israel pada saat yang menentukan untuk Israel. Saat itu Israel diancam terus oleh orang Filistin yang mendiami daratan di pinggir Laut Tengah tetapi yang hendak naik ke daerah pegunungan yang didiami bangsa Israel. Pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1 Samuel 11&lt;/span&gt; diuraikan bahwa setelah Musa dan Yosua, hanya Saul yang berhasil mengunpulkan seluruh bangsa Israel (semua sukunya) untuk melawan musuh mereka. Dengan demikian Saul menunjukkan keperkasaannya. Akan tetapi, tak lama lagi Saul ditolak oleh Tuhan sebagai raja bagi umat pilihan-Nya. Penolakannya dicantumkan pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1 Samuel 15&lt;/span&gt;. Itu karena ketidaktaatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah Tuhan yang disampaikan melalui nabi Samuel jelas dan tegas - "Pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuana, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai" (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1 Samuel 15:3&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Saul menyelamatkan Agag, raja Amalek, beserta kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dan tambun, anak domba dan segala yang berharga (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 9&lt;/span&gt;). Ketika ditanya Samuel mengapa semuanya tidak dibunuh, Saul menjawab, "Semuanya itu dibawa dari pada orang Amalek, sebab rakyat menyelamatkan kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dengan maksud untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu; tetap selebihnya telah kami tumpas" (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 15&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saul menyatakan, "Aku mendengarkan suara TUHAN" (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 20&lt;/span&gt;) dan "Aku taat kepada suara TUHAN". Tetapi Samuel menjawab, "Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik daripada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik daripada lemak domba-domba jantan. Sebab pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim. Karena engkau telah menolak firman TUHAN, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja" (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 22-23&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keluaran 24&lt;/span&gt; diuraikan mengenai upacara pengikatan perjanjian antaea TUHAN dengan bangsa Israel. Pada waktu itu bangsa Israel menyatakan pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 7&lt;/span&gt;, "Segala firman TUHAN akan kami lakukan dan akan kami dengarkan (yaitu taati)". Tetapi ternyata bangsa Israel tetap tidak taat meskipun dengan mulut mereka menyatakan ingin taat kepada Tuhan. Oleh karena itu para nabi selalu menghimbau mereka untuk kembali kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Tuhan Yesus meninggalkan murid-murid-Nya, Dia menegaskan kepada mereka, "jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firmanKu dan BapaKu akan mengasihi Dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firmanKu; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah daripadaKu melainkan dari Bapa yang mengutus Aku" (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yohanes 14:23-24&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri khas seorang murid Tuhan Yesus ialah ketaatan. Taat kepada Tuhan. Taat kepada firman Tuhan. Taat sampai mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Apakah yang dapat kita pelajari dari peringatan pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2 Tesalonika 1:6-8&lt;/span&gt;?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagaimanakah dapat kita berpegang pada prinsip yang diutarakan oleh Petrus dan Yohanes pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kis 4:19&lt;/span&gt;?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah yang dapat kita pelajari dari contoh Tuhan Yesus pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ibrani 5:7-10&lt;/span&gt;?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah yang dapat kita pelajari dari contoh Abraham pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ibrani 11:8-10&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dipercantik oleh &lt;a href="http://saptocondrobotic.blogspot.com/"&gt;Ignatius Sapto Condro A.B.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-5334350351696103365?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/5334350351696103365/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/ketaatan-hidup-seorang-murid.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/5334350351696103365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/5334350351696103365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/ketaatan-hidup-seorang-murid.html' title='Ketaatan Hidup Seorang Murid'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-589319138001358500</id><published>2009-11-22T08:08:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T12:57:29.762-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengampunan'/><title type='text'>Enrico, Sang Pengampun</title><content type='html'>Bila ada seseorang yang menyakiti Anda dengan dalam, apakah yang akan Anda lakukan? Apakah Anda membalas rasa sakit hati itu dengan cara membalas menyakiti juga? Ataukah Anda hanya berdiam diri saja, tanpa mencari solusi yang tepat akan masalah tersebut? Atau apakah justru mengampuni orang yang telah menyakiti Anda? Enrico memberi pelajaran penting bagi saya untuk mengampuni lawan dan orang yang tidak saya sukai dan mengambil penerapan yang kreatif hari ini (fx476).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HARGA SEBUAH PENGAMPUNAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Paris, sebelum Perang Dunia II, tinggal seorang Perancis keturunan Italia bernama Enrico. Dia berusaha di bidang bisnis konstruksi. Tidak lama setelah mengenal Tuhan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat secara pribadi, dia keluar pada larut malam, berjalan-jalan di tempat penjualan kayu miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu, dia melihat dua bayangan melompat dari sebuah truk dan berjalan memasuki tempat penjualan kayunya. Dia berhenti dan berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuhan, apa yang harus kulakukan?" Sebuah rencana memasuki pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berjalan menuju kedua orang yang sedang memuat beberapa batang kayunya itu ke truk mereka. Dengan tenang, dia mulai membantu menolong mereka mengangkut kayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa menit, dia bertanya kepada mereka, "Untuk apa kayu-kayu ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka memberitahunya dan dia menunjuk ke tumpukan kayu yang lain. "Kayu yang di sana itu lebih baik untuk itu," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika truk itu sudah penuh, seorang dari mereka berkata kepada Enrico, "Engkau jelas seorang pencuri yang baik!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, tetapi aku bukan seorang pencuri," jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tentu saja! Kau telah menolong kami tengah malam begini. Kau tahu apa yang kami lakukan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, aku tahu apa yang kalian lakukan, tetapi aku bukan seorang pencuri," katanya. "Kalian tahu, aku bukan pencuri karena ini adalah tempat penjualan kayu milikku dan ini adalah kayuku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua orang itu sangat ketakutan. Orang Kristen itu menjawab, "Jangan takut. Aku tahu apa yang kalian lakukan, tetapi aku memutuskan untuk tidak memanggil polisi. Jelas kalian belum tahu bagaimana untuk hidup secara benar, jadi aku akan mengajari kalian. Kalian boleh memiliki kayu itu, tetapi lebih dulu aku ingin kalian mendengar apa yang perlu kukatakan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memiliki dua orang pendengar! Kemudian pria itu mendengarkannya, dan tiga hari kemudian keduanya bertobat. Yang satu menjadi pendeta dan yang lainnya menjadi pemimpin gereja. Sejumlah kayu adalah harga yang terlalu murah bagi dua jiwa. Yesus mengajar kita, bahwa satu jiwa jauh lebih berharga daripada seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bukan pemberian kayu itu yang membuat kedua orang itu datang kepada Kristus, melainkan tindakan pengampunan yang diulurkannya ketika mereka tertangkap sedang mencuri. Mereka tahu Enrico dapat saja membuat mereka tertangkap dan mereka tahu juga, bahwa orang ini mengampuni mereka, bahkan sebelum mereka bertobat. Tindakan seperti itulah yang dilakukan Yesus di kayu salib. Dia mengulurkan pengampunan-Nya kepada kita sebelum kita bertobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pengampunan berikutnya yang dilakukan oleh Enrico lebih mahal daripada sejumlah kayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini terjadi setelah Nazi menginvasi dan mengambil alih Perancis. Pada suatu malam, sebuah keluarga Yahudi datang ke rumahnya. Dia membawa mereka masuk, menyembunyikan mereka dari Gestapo selama dua tahun. Akhirnya, seseorang menemukan rahasianya dan melaporkannya. Gestapo datang dan mengambil keluarga Yahudi itu, kemudian menangkap Enrico.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natal 1944, beberapa bulan setelah penangkapannya, Enrico masih di penjara. Komandan kamp memanggilnya untuk melihat hidangan lezat yang tersaji di atas meja. Komandan itu berkata, "Aku ingin kamu melihat makan malam Natal yang dikirimkan istrimu untukmu sebelum aku menikmatinya. Istrimu juru masak yang hebat! Dia telah mengirimimu makanan setiap hari selama kamu di penjara dan akulah yang menikmati semua makanan itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara Kristen kita ini amat kurus, hanya tinggal tulang dibungkus kulit. Matanya kosong memancarkan rasa lapar. Tetapi dia melihat ke makanan yang tersaji di atas meja itu dan berkata, "Aku tahu istriku ahli masak yang hebat! Aku yakin engkau pasti menikmati makan malam Natal ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komandan itu memintanya untuk mengulangi apa yang dikatakannya. Enrico mengulangi ucapannya dan menambahkan, "Aku harap engkau menikmati makan malam ini karena aku mengasihimu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komandan itu berteriak, "Keluarkan dia dari sini! Dia sudah gila!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang berakhir dan Enrico dibebaskan. Perlu waktu dua tahun baginya untuk memulihkan kembali kesehatannya. Dan Allah juga mulai memberkati usahanya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memutuskan untuk mengajak istrinya kembali ke kota tempat dia dipenjarakan, untuk mengucapkan syukur kepada Allah yang telah menyelamatkan nyawanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka tiba, mereka mendapat kabar, bahwa mantan komandan penjara itu tinggal di desa yang sama. Sekali lagi, Allah memberi sebuah gagasan kepada Enrico untuk pengampunan yang kreatif. Dia teringat bahwa komandan itu senang pada masakan istrinya. Mereka berbelanja, mencari sebuah tempat untuk memasaknya dan tidak lama kemudian, mereka muncul di pintu rumah komandan itu dengan dua keranjang makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka diundang masuk. Kemudian Enrico berkata, "Engkau tidak mengenali saya, bukan?" Enrico jelas telah berubah. Berat badannya telah kembali seperti semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komandan itu menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;Kemudian Enrico mengingatkannya, "Pada hari Natal tahun 1944, saya sedang berada di kantormu. Saya mengatakan bahwa saya mengasihimu dan engkau menganggap saya gila."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan komandan itu tampak pucat dan menjauhinya. Teman Kristen kita berkata, "Jangan takut! Kami tidak datang untuk menyakitimu. Dulu saya mengatakan bahwa saya mengasihimu dan saya masih tetap mengasihimu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komandan itu berdiri terpaku dengan mata menerawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak gila, saya benar-benar mengasihimu. Dan saya ingin menunjukkan kepadamu bahwa saya serius. Perang telah usai. Sekarang waktu damai. Istri saya dan saya ingin duduk bersamamu dan istrimu untuk makan bersama. Maukah engkau menerima permohonan kami?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mereka mulai menikmati makanan melimpah yang dimasak istri Enrico, komandan itu tiba-tiba menurunkan pisau dan garpunya. "Apa yang hendak kaulakukan terhadapku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman Kristen kita menjawab, "Tidak ada. Kami hanya ingin engkau tahu bahwa kami mengasihimu. Kami mengampunimu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana engkau dapat melakukan hal itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami jelas tidak mampu melakukan hal ini dengan kekuatan kami sendiri," kata Enrico, "tetapi Yesus Kristus mengajari kami untuk mengampuni." Enrico bersaksi tentang Yesus, dan sebelum orang itu dapat melanjutkan makannya, dia berlutut untuk menerima Yesus sebagai Juru Selamatnya pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan diambil dari sumber:&lt;br /&gt;Judul buku: Menang Dengan Cara Allah&lt;br /&gt;Judul asli: Winning God's Way&lt;br /&gt;Penulis : Loren Cunningham dan Janice Rogers&lt;br /&gt;Penerbit : Yayasan Andi, Yogyakarta 2000&lt;br /&gt;Halaman : 123 -- 127&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini diambil dari &lt;a href="http://perki-bremen.blogspot.com/2007/02/enrico-sang-pengampun.html"&gt;blog lama Perki Bremen&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-589319138001358500?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/589319138001358500/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/enrico-sang-pengampun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/589319138001358500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/589319138001358500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/enrico-sang-pengampun.html' title='Enrico, Sang Pengampun'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-3215545457446419716</id><published>2009-11-22T07:29:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T12:56:52.686-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pinggir jalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='semak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tanah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biji'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tanah yang baik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tanah berbatu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='benih'/><title type='text'>Benih vs 4 Jenis Tanah</title><content type='html'>Pendalaman Alkitab Perki Bremen, 18 Februari 2007&lt;br /&gt;oleh &lt;a href="http://felixpasila.blogspot.com/"&gt;Felix Pasila&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matius 13:3-23&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Perjanjian Baru (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mat 13&lt;/span&gt;), ada tujuh buah perumpamaan yang menjelaskan arti realita, karakteristik dan juga aspek-aspek yang berbeda dari Kerajaan Allah:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Penabur dan Benih&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Musuh yang Menabur Lalang (ilalang)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Biji sesawi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ragi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harta Terpendam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mutiara yang Indah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pukat&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kalau digabungkan, semua perumpamaan itu menunjuk kepada sifat, asal-usul, halangan dan kemenangan pekerjaan Kristus dalam memberitakan Injil-Nya melalui utusan-Nya antara waktu kedatangan-Nya yang pertama dan yang kedua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, "... Sebagian benih itu jatuh di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pinggir jalan&lt;/span&gt;, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis." (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mat 13:4,19&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri: Tidak butuh nasehat, merasa diri benar, tidak punya keinginan belajar dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bagaimana menolong orang jenis pertama?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;..............................................................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, "... Sebagian jatuh di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tanah yang berbatu-batu&lt;/span&gt;, yang tidak banyak tanahnya karena tanahnya tipis ... sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar." (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mat 13:5-6,20-21&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri: Minim penerapan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;no action&lt;/span&gt;, menganggap pertumbuhan karakter bukan prioritas&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bagaimana menolong orang jenis kedua?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;..............................................................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, "... Sebagian lagi jatuh di tengah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;semak duri&lt;/span&gt;, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati." (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mat 13:7,22&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri: menganggap pemenuhan kebutuhan pribadi lebih penting daripada pengenalan akan Allah (sorga lebih penting daripada Yesus), tidak nyaman dengan kondisi sekarang, tidak pernah puas, mudah terpengaruh sekitar.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bagaimana menolong orang jenis ketiga?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;..............................................................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keempat&lt;/span&gt;, "... sebagian jatuh di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tanah yang baik&lt;/span&gt; lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mat 13:8,23&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri: kebergantungan pada Allah selalu ditunjukkan, rendah hati, dan menganggap orang lain lebih utama, selalu ingin membagi kabar baik pada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bagaimana menolong orang jenis keempat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; ..............................................................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penerapan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan kehidupan Saudara? Jenis tanah apa yang Saudara miliki?&lt;br /&gt;Apa peran Saudara di Perki melalui pelajaran ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama daripada dirinya sendiri" (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Filipi 2:2-3&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dipercantik oleh &lt;a href="http://iscab.wordpress.com/"&gt;Ignatius Sapto Condro A.B.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-3215545457446419716?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/3215545457446419716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/benih-vs-4-jenis-tanah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/3215545457446419716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/3215545457446419716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/benih-vs-4-jenis-tanah.html' title='Benih vs 4 Jenis Tanah'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-5508638781485058103</id><published>2009-11-04T16:14:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T12:55:19.242-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pergumulan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daud'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penderitaan'/><title type='text'>Pencobaan dan Penderitaan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kadang kala hal-hal kecil dapat membuat kita jatuh, bukan? Komentar yang tidak mengenakkan dari seorang teman, kabar buruk dari montir mobil, kesulitan keuangan, atau anak yang sulit diatur dapat memunculkan awan kemuraman di atas segala hal, bahkan di hari yang cerah sekalipun. Anda sadar bahwa Anda harus bersukacita, namun tampaknya segala sesuatu menentang Anda, sehingga membuat tugas-tugas sederhana menjadi pergumulan berat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin: 8pt 0cm 3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;TELADAN DAUD (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mazmur 6&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 8pt 0cm 3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;1.&lt;span style="font-size:0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Yang dirasakan Daud saat dalam pergumulan (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 3-8)&lt;/span&gt;: ____________________&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;2.&lt;span style="font-size:0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Reaksi Daud saat mengalami kejatuhan (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ayat 9-11&lt;/span&gt;): ____________________&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 8pt 0cm 3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;TUJUAN PENDERITAAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Penderitaan dapat membawa kita pada kehidupan yang lebih dalam dan penuh bila kita terima dengan kesabaran dan kerendahan hati. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;3.&lt;span style="font-size:0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Tujuan dan fungsi penderitaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;table class="MsoTableGrid" style="margin-left: 0px; margin-right: 0px; border-collapse: collapse; text-align: left;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding: 0cm 5.4pt; width: 324pt;" width="432" valign="top"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mzm. 199:67 &lt;/span&gt;_______________&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding: 0cm 5.4pt; width: 324pt;" width="432" valign="top"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mzm. 119: 71&lt;/span&gt; _______________&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding: 0cm 5.4pt; width: 324pt;" width="432" valign="top"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2 Kor 12:9&lt;/span&gt; _______________&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding: 0cm 5.4pt; width: 324pt;" width="432" valign="top"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yak 1:2- 4&lt;/span&gt; _______________&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="margin: 8pt 0cm 3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;MENGANDALKAN KRISTUS DALAM PENCOBAAN &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saat kita memandang ke atas dan memusatkan perhatian kepada Allah, maka sesuatu yang baik terjadi. Mata kita tidak lagi tertuju kepada diri sendiri dan kita pun memperoleh sikap penghargaan yang baru terhadap Dia. Jika di kemudian hari Anda jatuh, cobalah memandang ke atas kepada Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 6pt 0cm 3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;4.&lt;span style="font-size:0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Karena Tuhan Yesus, Putra Allah, telah menjadi manusia, maka Dia juga dapat memahami berbagai ujian dan pencobaan yang kita hadapi. Dia memahami setiap dukacita, derita, dan kesulitan yang kita hadapi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;table class="MsoTableGrid" style="margin-left: 0px; margin-right: 0px; border-collapse: collapse; text-align: left;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding: 0cm 5.4pt; width: 324pt;" width="432" valign="top"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ibrani 2: 18&lt;/span&gt; _______________&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding: 0cm 5.4pt; width: 324pt;" width="432" valign="top"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ibrani 4: 15&lt;/span&gt; _______________&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding: 0cm 5.4pt; width: 324pt;" width="432" valign="top"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ibrani 2: 14-17&lt;/span&gt; _______________&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;5.&lt;span style="font-size:0pt;"&gt; &lt;/span&gt;Alasan kita bisa mengandalkan Kristus dalam pencobaan: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;table class="MsoTableGrid" style="margin-left: 0px; margin-right: 0px; border-collapse: collapse; text-align: left;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding: 0cm 5.4pt; width: 152.9pt;" width="204" valign="top"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mazmur 47:9&lt;/span&gt; ____________________&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0cm 5.4pt; width: 171.1pt;" width="228" valign="top"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mat. 6:26&lt;/span&gt; ________________________&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding: 0cm 5.4pt; width: 152.9pt;" width="204" valign="top"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1 Yoh. 4:9,10&lt;/span&gt; ____________________&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding: 0cm 5.4pt; width: 171.1pt;" width="228" valign="top"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yak 1: 2-4&lt;/span&gt; ________________________&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hidup kerap kali tampak tak tertahankan. Namun, janganlah hal itu membuat Anda terus jatuh. Renungkanlah kebaikan Allah, berbicaralah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Dia mendengarkan Anda (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mazmur 6:10&lt;/span&gt;). Semua itu akan memberi Anda kekuatan untuk bangkit saat Anda jatuh —Dave Branon &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 8pt 0cm 3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;PENERAPAN: ______________________________&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diambil &lt;a href="http://perki-bremen.blogspot.com/2006/10/pencobaan-dan-penderitaan.html"&gt;dari Blog lama Perki Bremen&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-5508638781485058103?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/5508638781485058103/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/pencobaan-dan-penderitaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/5508638781485058103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/5508638781485058103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/pencobaan-dan-penderitaan.html' title='Pencobaan dan Penderitaan'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-8831425585896706556</id><published>2009-11-04T15:43:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T12:54:13.362-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pencipta dan ciptaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hubungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='baru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pokok anggur'/><title type='text'>Suatu Hubungan yang Baru</title><content type='html'>Pendalaman Alkitab Perki Bremen&lt;br /&gt;Eksposisi Yohanes 15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 15:1-8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengantar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak orang yang bertanya, sebenarnya apakah yang membedakan antara iman orang Kristen dengan yang bukan Kristen. Dan jawaban terperincinya pun juga ada banyak. Salah satu di antaranya adalah dalam hal hubungan antara Pencipta dan ciptaan-Nya. Kali ini kita akan melihatnya dari sudut pandang yang umum dalam kekristenan, yaitu melihat dari ilustrasi yang diberikan oleh Yesus sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q1: Bagaimana Yesus menggambarkan hubungan antara Pencipta dan ciptaan-Nya dalam ilustrasi pokok anggur tersebut?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yoh 15:4-5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yoh 15:1,15&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q2: Mengapa kita harus tinggal dan menjadi satu dengan pokok anggur tersebut?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yoh 15:4-5,18-19&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yoh 15:7-8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yoh 15:11&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q3: Kehidupan seperti apakah yang dimaksud dengan "Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu"?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yoh 15:2-3,6&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yoh 15:9-10,12-13,17&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yoh 15:26-27&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya dan berselisih paham dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama, dia memaku 37 batang di pagar. Pada minggu-minggu berikutnya, dia belajar untuk menahan diri. Lalu jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya. Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar. Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata "Anakku, kamu sudah berlaku baik tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur." (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kolose 2:7&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dipercantik oleh &lt;a href="http://iscab.wordpress.com/"&gt;Ignatius Sapto Condro A.B.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-8831425585896706556?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/8831425585896706556/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/suatu-hubungan-yang-baru.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/8831425585896706556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/8831425585896706556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/suatu-hubungan-yang-baru.html' title='Suatu Hubungan yang Baru'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-5411215729680580505</id><published>2009-11-04T11:03:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T12:52:59.133-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Zakheus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sahabat'/><title type='text'>Bersahabat dengan Yesus</title><content type='html'>oleh Dewi Kriswanti&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pendalaman Alkitab Perki Bremen&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bacaan: &lt;b&gt;Lukas 19:1-10&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu." (&lt;b&gt;Lukas 19:5&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam masa pelayanan-Nya, Tuhan Yesus tidak cuma bergaul dengan kalangan bawah tapi juga dengan para petinggi negara dan tokoh masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa kasih Yesus adalah kasih yang tulus dan murni, tak terpengaruh oleh golongan, ras, dan suku bangsa. Yesus pernah menolong Bartimeus yang buta dan gelandangan, tapi Yesus pun pernah menolong seorang pemungut cukai seperti Zakheus. Begitu pula dengan perempuan Samaria, Ia pernah bercakap-cakap dan menyampaikan perumpamaan-Nya yang bermakna dalam. Dalam perjalanan-Nya, Yesus juga pernah menyembuhkan perempuan yang telah menderita selama dua belas tahun pendarahan (&lt;b&gt;Mar. 5:25-34&lt;/b&gt;).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berbagai aktivitas pelayanan yang pernah Yesus lakukan menunjukkan:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Yesus adalah pribadi yang tulus. Tak ada kemunafikan yang disimpan-Nya. Ketika kita bersahabat dengan Yesus, Ia menjadi faktor yang mampu membangun motivasi kita untuk melakukan segala sesuatu dengan tulus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yesus memiliki karakter yang terbuka dan setia. Keterbukaan ditunjukkan Yesus dengan menerima siapapun yang mau datang pada-Nya. Seorang kaya, berpangkat atau pengemis sekalipun, jika mau datang pada-Nya, akan disambut Yesus dengan tangan terbuka. Begitu pula kesetiaan-Nya sungguh teruji dan dahsyat. Meski berkali-kali kita menyakiti hati Yesus, Ia tetap setia. Jadi belajarlah untuk tekun dan setia berjalan bersama-Nya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yesus memiliki sifat yang suka menolong. Sebagai sahabat yang sejati, Ia tak sungkan mengorbankan segala sesuatunya bagi hidup manusia. Bahkan nyawa-Nya sendiri rela dikorbankan untuk menebus hidup kita dari dosa dan maut. Kita pun seharusnya bisa merefleksikan iman dengan membuka hati dan membantu yang membutuhkan pertolongan. Tidak mengeksklusifkan diri, memandang remeh orang lain, dan mengeraskan hati atas penderitaan orang lain.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Nas bacaan kita hari ini juga menunjukkan bahwa Yesus juga membuka diri untuk bersahabat dengan siapapun, termasuk Saudara dan saya. Sikap-Nya, yang terbuka, mengundang kita untuk datang mendekat kepada-Nya. Lakukanlah selagi masih ada kesempatan! &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Doa:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Terima kasih, Bapa, atas kasih karunia-Mu yang melingkupi hidup kami.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Amin!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;SIAPAKAH SAHABAT SEJATI YANG SETIA?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;HANYA ADA SATU NAMA YAITU &lt;b&gt;YESUS KRISTUS&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dipercantik oleh &lt;a href="http://iscab.wordpress.com/"&gt;Ignatius Sapto Condro A.B.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-5411215729680580505?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/5411215729680580505/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/bersahabat-dengan-yesus.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/5411215729680580505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/5411215729680580505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/bersahabat-dengan-yesus.html' title='Bersahabat dengan Yesus'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-4322717121984251058</id><published>2009-11-04T09:51:00.000-08:00</published><updated>2009-11-04T10:17:50.395-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agent of change'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mapan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='change'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemapanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perubahan'/><title type='text'>The Agents of Change</title><content type='html'>Pendalaman Alkitab Perki Bremen&lt;div&gt;oleh &lt;a href="http://felixpasila.blogspot.com/"&gt;Felix Pasila&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bacaan: &lt;b&gt;Keluaran 3:1-15&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada banyak hal yang bisa terjadi dalam hidup seseorang yang bisa membawa perubahan besar dalam diri orang tersebut. Ada kalanya perubahan tersebut datang secara tiba-tiba (tak terduga) dan bersifat dramatis, namun tak jarang perubahan tersebut dapat diamati dan diprediksi karena terjadi secara perlahan-lahan. Secara psikologis-teologis, perubahan yang terjadi dalam diri manusia bisa terjadi dalam dua aspek berikut: perubahan cara pikir dan perubahan tujuan hidup.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namun tidak semua perubahan tersebut selalu membawa kesenangan dan bahkan seringkali membuat rasa tidak nyaman bagi yang mengalaminya. Itu sebabnya, ada tipikal orang-orang tertentu yang tidak menyukai terjadinya perubahan dalam kehidupan yang mereka jalani. Mereka lebih suka hidup tenang tanpa penyesuaian diri terhadap hal-hal yang baru dan cenderung apatis (bandingkan &lt;b&gt;Kel 16:2-3&lt;/b&gt;). Istilah yang sering dipakai untuk menggambarkan kondisi ini adalah &lt;i&gt;status quo&lt;/i&gt;. Sebaliknya, ada juga orang yang merasa tidak bisa diam dan selalu ingin mengalami sesuatu yang baru. Orang-orang seperti ini cenderung dinamis dan kadang-kadang muncul sikap ekstrim yang sering disebut sebagai "anti-kemapanan". Dua temperamen berikut: flegmatik dan melankolik, cenderung masuk dalam kelompok pertama. Sedangkan dua temperamen berikut: kolerik dan sanguin, cenderung masuk kelompok kedua.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kita sebagai orang-orang yang sudah ditebus, memandang perubahan sebagai sesuatu yang positif dan belajar untuk menerimanya sebagai bagian dari proses pendewasaan diri.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." (&lt;b&gt;Roma 8:28&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Diskusikan beberapa hal berikut. Menurut Anda, apakah peran Allah dalam hal perubahan dalam hidup kita?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Roma 8:28&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ayub 1:6-12&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Roma 12:2&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Matius 5:16&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Maleakhi 3:6&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan bagaimana seharusnya sikap kita terhadap perubahan yang terjadi dalam hidup kita?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Yesaya 30:15-16&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Lukas 1:26-38&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Filipi 4:8-9&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;II Timotius 3:12-17&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Matius 6:33-34&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Refleksi:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Diskusikan dengan rekan-rekan Saudara, perubahan apa yang pernah Saudara alami dan bagaimana Anda melewatinya. Ceritakan juga perubahan besar apa yang sedang Anda alami dan proses apa yang Allah inginkan terjadi dalam perubahan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dipercantik oleh &lt;a href="http://iscab.wordpress.com"&gt;Ignatius Sapto Condro A.B.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-4322717121984251058?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/4322717121984251058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/agents-of-change.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/4322717121984251058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/4322717121984251058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/agents-of-change.html' title='The Agents of Change'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-3415642575098790545</id><published>2009-11-01T06:05:00.000-08:00</published><updated>2009-11-01T07:18:27.294-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='self control'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penguasaan diri'/><title type='text'>Penguasaan diri seorang murid</title><content type='html'>oleh &lt;a href="http://catatanmiray.blogspot.com/"&gt;Yadi Rayendra&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pembacaan Alkitab:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;2 Timotius 4:1-5&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;2 Petrus 1:3-11&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Waktu Rasul Paulus menyatakan pembelaannya di depan Agripa maka berkatalah "Festus dengan suara keras, 'Engkau gila, Paulus! Ilmumu yang banyak itu membuat engkau gila'" (&lt;b&gt;Kis 26:24&lt;/b&gt;). Festus menganggap Paulus gila karena Paulus percaya pada kebangkitan daging yang merupakan suatu gagasan yang sama sekali tidak masuk akal bagi orang terpelajar pada kerajaan Romawi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jelaslah juga bahwa mereka yang melawan Paulus di gereja Korintus dan yang dikenal sebagi "rasul-rasul yang luar biasa" (&lt;b&gt;2 Kor 12:11&lt;/b&gt;) suka mengejek Paulus dengan menyatakan bahwa dia 'kurang waras'. Ejekan ini melatarbelakangi &lt;b&gt;2 Kor 5:13&lt;/b&gt; "Sebab jika kami tidak menguasai diri, hal itu adalah untuk kepentingan kamu". Terjemahan LAI ini dapat dibandingkan dengan Terjemahan Lama yang lebih mencerminakan secara hurufiah apa yang ditulis dalam naskah asli -- "Karena djikalau kami hilang akal, maka kepada Allahlah; atau djikalau kami berakal yang njaman, bagi kamulah".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang melawan Paulus di Korintus menganggap bahwa dia kurang waras karena kurang atau tidak menguasai diri. Paulus rela dianggap tidak waras demi pelayanannya untuk menyenangkan hati Tuhan. Di lain pihak Paulus menekankan bahwa dia memang waras karena dia tetap berjuang sedapat mungkin untuk pertumbuhan rohani orang-orang Korintus yang dikasihinya. Dia tetap mau memuridkan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rahasia Paulus dinyatakan pada &lt;b&gt;2 Kor 5:14&lt;/b&gt; "Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati". Yang dimakusdkan oleh Paulus ialah seluruh keberadaannya (pikiran, sikap, perbuatan, tingkah laku) didorong dan digerakkan oleh kasih Kristus.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pada &lt;b&gt;2 Tim 4:5&lt;/b&gt; dalam rangka memberi beberapa petunjuk kepada Timotius sebelum mereka berpisah satu sama lain untuk terakhir kalinya, dengan sengaja, Rasul Paulus menasihati Timotius supaya "kuasailah dirimu dalam segala hal". Tidak mungkin menjadi murid Tuhan Yesus atau hamba Tuhan yang berperanan jikalau kita tidak dapat menguasai diri. Kita juga perhatikan bahwa melalui nasihat ini kepada Timotius, Paulus menghimbau dia untuk sabar menghadapi penderitaan dan mengingatkan bahwa tugas pokok pelayanannya ialah memberitakan Injil. Timotius harus menguasai diri untuk menjadi hamba Tuhan yang mengajarkan murid Tuhan Yesus untuk memuridkan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Demikian pula Rasul Petrus menyampaikan dorongan kepada kita supaya kita tetap "berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh" pada &lt;b&gt;2 Petrus 1:3-11&lt;/b&gt;. Sama seperti Rasul Paulus di atas, Petrus juga menekankan penguasaan diri pada &lt;b&gt;ayat 6&lt;/b&gt; - "dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk menguasai diri, kita harus mula-mula menjadi 'ciptaan baru' dalam Tuhan (&lt;b&gt;2 Kor 5:17&lt;/b&gt;). Hal itu berarti bahwa hidup kita sepenuhnya diserahkan kepada Tuhan. Hidup kita selanjutnya dipimpin oleh Tuhan karena justru Dialah yang di atas takhta hidup kita. Memang hidup kita dikuasai oleh kasih Kristus. Dengan kata lain hidup kita didorong dan digerakkan oleh Roh Kudus. Demikianlah rahasia menguasai diri.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pertanyaan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mengapa sebagai murid Tuhan Yesus, kita bergumul terus menguasai diri dalam aspek-aspek hidup berikut ini:&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;membalas dendam (lihat &lt;b&gt;Roma 12:9-21&lt;/b&gt;)?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;marah terhadap sesamanya (lihat &lt;b&gt;Efesus 4:26&lt;/b&gt;)?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengucapkan kata.kata yang kasar ataupun kotor (lihat &lt;b&gt;Yakobus 3:1-11&lt;/b&gt;)?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;tindakan atau perbuatan yang bersifat keras?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;di atas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebelum Rasul Paulus memberi nasihat kepada Timotius supaya "kuasailah dirimu dalam segala hal", mengapa dia dengan sengaja menekankan peranan firman Tuhan pada &lt;b&gt;2 Timotius 3:10-17&lt;/b&gt;?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah perbedaan antara pendekatan yang lain (misalnya bersemedi dll) untuk menguasai diri daripada nasihat dari Rasul Paulus dan Rasul Petrus mengenai menguasai diri?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dapatkah kita sebut contoh-contoh dari Tuhan Yesus pada minggu terakhir menjelang kematian-Nya ketika Dia menunjukkan dapat menguasai diri? Bagaimana cara Tuhan Yesus, bahkan di atas kayu salib pun, menunjukkan dapat menguasai diri?&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dipercantik oleh &lt;a href="http://iscab.wordpress.com"&gt;Ignatius S. Condro A.B.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tetapi bagian penomorannya menjadi tidak cantik karena keterbatasan Blogspot.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-3415642575098790545?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/3415642575098790545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/penguasaan-diri-seorang-murid.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/3415642575098790545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/3415642575098790545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/penguasaan-diri-seorang-murid.html' title='Penguasaan diri seorang murid'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-7124953497304867231</id><published>2009-11-01T05:56:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T12:45:23.128-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='doa'/><title type='text'>Pemikiran yang penuh doa</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 20px;font-size:small;" &gt;&lt;div class="post-body" style="background-image: url(http://www.blogblog.com/harbor/divider.gif); background-repeat: no-repeat; padding-top: 12px; background-position: 50% 0%;"&gt;Bacaan : &lt;a title="SABDAweb Mazmur 8" onclick="'PopUp(" href="http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2006/03/18/#SABDAweb" p="Mazmur+8" style="color: rgb(51, 102, 170); text-decoration: none;"&gt;Mazmur 8&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nats : Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? (&lt;a title="SABDAweb Mazmur 8:5" onclick="'PopUp(" p="Mazmur+8%3A5" href="http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2006/03/18/#SABDAweb" style="color: rgb(51, 102, 170); text-decoration: none;"&gt;Mazmur 8:5&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agustinus merupakan salah seorang pemikir kristiani yang paling hebat sepanjang masa. Yang menarik, ia berdoa dengan khusuk dan efektif ketika sedang serius memikirkan sesuatu. Ia mungkin dijuluki "pemikir yang berdoa". Kerap kali Agustinus mulai menyusun sebuah dalil dan mengakhirinya dengan doa. Kutipan berikut ini adalah salah satu contoh yang diambil dari Confessions, salah satu karya teologinya:&lt;br /&gt;"Betapa terlambat kudatang untuk mengasihi Engkau, Yang Terindah dari dulu dan sekarang; terlambat kudatang untuk mengasihi-Mu .... Engkau telah memanggilku; ya, Engkau bahkan telah membuka telingaku. Cahaya-Mu menyinari aku dan mencelikkan mataku."&lt;br /&gt;Ini bukanlah suatu renungan yang hampa dari seorang teolog gadungan atau filsuf yang hanya mampu memaparkan teori. Akan tetapi, ini adalah pemikiran dari seseorang yang memiliki kehidupan doa yang tulus.&lt;br /&gt;Berpikir sambil berdoa bukanlah suatu hal yang aneh bagi Agustinus. Daud pernah merenungkan keindahan ciptaan sehingga ia menjadi terdorong untuk menyembah Sang Pencipta: "Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang yang Kautempatkan: apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya?" (Mazmur 8:4,5).&lt;br /&gt;Pada saat kita menjalani kehidupan, pemikiran terdalam, perasaan, dan doa kita dapat saling bertautan. Ketika kita sedang melihat keindahan alam, atau bahkan sedang menyelesaikan sebuah masalah, maka saat seperti itu dapat menjadi kesempatan untuk berpikir sambil berdoa --HDF&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERPIKIR SAMBIL BERDOA MENUNTUN KITA UNTUK BERSYUKUR DENGAN PENUH ARTI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2006/03/18/#SABDAweb" style="color: rgb(51, 102, 170); text-decoration: none;"&gt;http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2006/03/18/#SABDAweb&lt;/a&gt;&lt;div style="clear: both; padding-bottom: 0.25em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin: 0px 0px 0.75em;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="post-footer" style="margin: 0px 0px 0.75em; color: rgb(153, 153, 153);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:85%;" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="letter-spacing: 1px; line-height: 14px; text-transform: uppercase;font-size:10px;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tulisan ini diambil &lt;a href="http://perki-bremen.blogspot.com/2006/03/pemikiran-yang-penuh-doa.html"&gt;dari blog lama Perki Bremen&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-7124953497304867231?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/7124953497304867231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/pemikiran-yang-penuh-doa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/7124953497304867231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/7124953497304867231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/pemikiran-yang-penuh-doa.html' title='Pemikiran yang penuh doa'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-7782540519746458881</id><published>2009-11-01T05:16:00.000-08:00</published><updated>2009-11-01T05:47:06.016-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perkataan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gosip'/><title type='text'>Ketika Api Padam</title><content type='html'>"Tanpa gosip, dunia runtuh" adalah moto hidup &lt;a href="http://iscab.wordpress.com/"&gt;Ignatius S. Condro A.B.&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tulisan berikut dibawakan dalam Pendalaman Alkitab Perki Bremen oleh &lt;a href="http://felixpasila.blogspot.com/"&gt;Felix Pasila&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tulisan diambil dari &lt;a href="http://www.sabda.org/"&gt;www.sabda.org&lt;/a&gt;, 25 Maret 2006.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;KETIKA API PADAM&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Gosip, digosok makin siiiipppp&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bacaan: &lt;b&gt;Amsal 26:17-28&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika api telah habis membakar sesuatu maka ia akan padam. Demikian juga apabila gosip sampai ke telinga seseorang yang tidak akan meneruskannya maka berakhirlah gosip itu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Gosip, seperti halnya dosa-dosa yang lain, bagaikan "sedap-sedapan perkataan" (&lt;b&gt;Amsal 26:22&lt;/b&gt;). Kita senang mendengar dan menceritakannya kepada orang lain karena "rasanya" mengasyikkan. Gosip berakar pada keinginan kita untuk menyenangkan diri sendiri. Saat kita menjelek-jelekkan orang lain, kita menganggap seolah-olah diri kita lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Karena itulah, penyebaran gosip sangat sulit dihentikan. Diperlukan doa dan anugerah Allah agar kita dapat menolak menceritakan atau bahkan mendengar gosip -- bahkan terhadap gosip tersamar dalam keprihatinan pribadi atau permintaan untuk mendoakan teman yang berbuat dosa dan bermasalah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kita perlu memohon hikmat dari Allah agar kita dapat mengetahui kapan harus berbicara, apa yang dibicarakan, dan kapan kita perlu menutup mulut. Karena "di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi" (&lt;b&gt;Amsal 10:19&lt;/b&gt;).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kerap kali, lebih bijaksana apabila kita tetap diam atau tidak banyak mengucapkan kata-kata. Namun apabila kita harus berbicara, marilah kita membicarakan hal-hal yang membangkitkan semangat dan mendorong orang lain untuk lebih dekat dengan Allah, dan bukan hal-hal yang akan melemahkan dan melukai mereka. "Lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan" (&lt;b&gt;Amsal 12:18&lt;/b&gt;) --DHR&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menurut Anda, bagaimana kita dapat menghentikan gosip?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penerapan Anda:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diberi sedikit komentar di atas oleh &lt;a href="http://iscab.wordpress.com/"&gt;iscab&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-7782540519746458881?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/7782540519746458881/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/ketika-api-padam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/7782540519746458881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/7782540519746458881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/ketika-api-padam.html' title='Ketika Api Padam'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-6875273706241783457</id><published>2009-11-01T04:11:00.000-08:00</published><updated>2009-11-01T05:46:49.390-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perkataan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata'/><title type='text'>Kata-kata</title><content type='html'>Pendalaman Alkitab Perki Bremen 3 April 2009&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Renungan: &lt;b&gt;Amsal 10:6-21&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum." (&lt;b&gt;Matius 12:37&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tuhan Yesus sendiri menyatakan, dengan tegas, pentingnya atau peran kata-kata.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kata-kata dapat membangun atau menghancurkan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kata-kata dapat membuat kita sehat dan kuat atau membuat kita sakit dan lemah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Contoh &lt;b&gt;Ayub 19:2&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Kekuatan Hidup&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lidah kita menguasai kehidupan kita. Kita ingin dapat hidup melayani... juga dengan lidah kita.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kita ingin kata-kata kehidupan yang memenuhi hati dan hidup kita.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya" (&lt;b&gt;Amsal 18:21&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Sumber Hidup&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman." (&lt;b&gt;Amsal 10:11&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Satu contoh adalah keluarga kita. Kita membesarkan dan mendidik anak-anak kita dengan memberi teladan melalui perkataan dan perbuatan kita.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Semoga dengan menjadi contoh yang baik dalam perbuatan dan perkataan, di masa depan bumi ini akan dipenuhi orang-orang dewasa yang terbentuk dengan didikan kita itu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Anak-anak akan terbentuk sesuai dengan contoh yang kita berikan. Perhatikan hampir semua anak-anak yang bertumbuh di lingkungan yang keras dan dikelilingi oleh orang-orang yang berkata kasar akan menjadi orang dewasa yang seperti itu juga.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan itu akan memengaruhi kehidupan di bumi ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang." (&lt;b&gt;Amsal 16:24&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kata-kata berkat atau kata-kata kutukan, makian.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kata-kata menyembuhkan atau kata-kata menyakitkan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kata-kata yang kita dengar pada waktu pagi hari akan mempengaruhi kita sepanjang hari.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Demikian juga kata-kata yang kita ucapkan pada seseorang, pada anak kita, atau pada pasangan kita, akan memengaruhi mereka sepanjang hari yang mereka jalani.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di sini kita diingatkan juga untuk bersaat teduh, mengawali hari dengan mendengar apa yang Tuhan katakan pada hari itu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Sebagai atmosfir...&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Di bibir orang berpengertian terdapat hikmat, tetapi pentung tersedia bagi punggung orang yang tak berakal budi." (&lt;b&gt;Amsal 10:13&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan, dan dengan pengertian kamar-kamar diisi dengan bermacam-macam harta benda yang berharga dan menarik." (&lt;b&gt;Amsal 24:3-4&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kata-kata yang kita ucapkan hendaknya penuh hikmat sehingga setiap orang yang mendengar perkataan kita bisa terhibur, tidak tersakiti hatinya. Kata-kata kita membuat suasana terasa menyenangkan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan persekutuan kita, Perki Bremen ini, makin bertumbuh dengan adanya kita karena perkataan yang kita keluarkan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Menjaga kata-kata&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran." (&lt;b&gt;Amsal 21:23&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika kesukaran datang, seringkali kita secara langsung atau tidak langsung menyalahkan Tuhan. Dan berpikir segala hal yang negatif tentang kesukaran yang sedang melanda kita tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Padahal, seringkali juga kesukaran diakibatkan karena kita sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam situasi seperti itu kita kadang-kadang sulit menjaga mulut dan lidah kita agar tidak berbuat dosa.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Misalnya dengan menggerutu, khawatir, mengeluh, menjadi marah. Yang justru membuat iblis senang dan menang atas kita dalam situasi sulit tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tetapi jika firman-Nya tinggal di dalam hati kita maka kita dapat mengatasinya (walaupun terkadang sangat sulit). Kita dapat berserah dan mengandalkan Dia. Dan kita keluar sebagai pemenang, melewati kesukaran tersebut bersama Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Kata-kata yang menyembuhkan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan." (&lt;b&gt;Amsal 12:18&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kata-kata yang baik, yang positif, yang kita ucapkan berdampak baik, positif bagi jiwa dan juga tubuh kita.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diedit sedikit oleh &lt;a href="http://iscab.wordpress.com/"&gt;Sapto Condro&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;supaya sedikit sesuai EYD&lt;/div&gt;&lt;div&gt;:-)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-6875273706241783457?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/6875273706241783457/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/kata-kata.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/6875273706241783457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/6875273706241783457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/kata-kata.html' title='Kata-kata'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-5793977269839614715</id><published>2009-11-01T03:45:00.000-08:00</published><updated>2009-11-01T05:45:33.483-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><title type='text'>Ibadah Keluarga</title><content type='html'>oleh &lt;a href="http://felixpasila.blogspot.com/"&gt;Felix Pasila&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah: allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!" (&lt;b&gt;Yos 24:15&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pelajarilah beberapa bagian firman berikut ini. Telitilah pengertian-pengertian ibadah keluarga, kegunaan yang diperoleh dari suatu ibadah keluarga dan bentuk-bentuk ibadah yang mungkin diterapkan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Luk 10:38-39&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kis 16:31-34&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;I Kor 1:10&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Fil 2:1-2&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Kol 3:16&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ibr 10:24-25&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;I Sam 2:12,29&lt;/b&gt; (pelajaran dari Eli dan anak-anaknya)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ul 6:6-9&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ams 22:6&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ayub 1:1-5&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penerapan:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa peran yang Anda dapat lakukan untuk mengembangkan Ibadah dalam keluarga?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;diedit sedikit oleh &lt;a href="http://iscab.wordpress.com/"&gt;saptocondro&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;supaya sesuai EYD&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-5793977269839614715?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/5793977269839614715/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/ibadah-keluarga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/5793977269839614715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/5793977269839614715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/11/ibadah-keluarga.html' title='Ibadah Keluarga'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-5226229452570301119</id><published>2009-10-31T16:22:00.000-07:00</published><updated>2009-11-28T12:51:15.375-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bartimeus'/><title type='text'>Buta Jasmani namun Celik Rohani</title><content type='html'>Pendalaman Alkitab Perki Bremen 31 Oktober 2009&lt;br /&gt;oleh &lt;a href="http://noviagung.multiply.com/"&gt;Wahju Agung&lt;/a&gt; diwakili &lt;a href="http://sannyomg.multiply.com/"&gt;Sannyo&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tema: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Markus 10:52&lt;/span&gt; "Rabuni, supaya aku dapat melihat!"&lt;br /&gt;Bacaan renungan: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Markus 10:46-52&lt;/span&gt; "Penyembuhan Bartimeus"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Buta Jasmani namun Celik Rohani"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah dalam bacaan tersebut menceritakan seorang buta yang bernama Bartimeus, yang karena imannya akan Yesus, disembuhkan oleh Yesus dan akhirnya dapat melihat kembali. (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Markus 10:52&lt;/span&gt; "Pergilah imanmu telah menyelamatkan engkau!")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Markus mencatat peristiwa ini tidak lama setelah Yesus menyampaikan kepada murid-murid-Nya tentang penderitaan yang harus ditanggung-Nya dan juga para murid. Juga tidak lama setelah terjadi dialog para murid tentang 'pesanan tempat' istimewa di Surga nantinya. Berdasarkan urutan kejadian tersebut, Markus tentu memiliki maksud khusus melaporkan peristiwa pertemuan Bartimeus dengan Yesus. Catatan ini memaparkan suatu fakta yang menarik tentang panggilan hidup orang Kristen yang sebenarnya di hadapan Allah.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat 46&lt;/span&gt;: Deskripsikan keadaan Bartimeus dari keterangan Markus!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat 47&lt;/span&gt;: Bagaimana Bartimeus dapat mengetahui keberadaan Yesus di situ sementara ia adalah seorang buta? Apa yang dilakukan Bartimeus saat mengetahui keberadaan Yesus tidak jauh darinya?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat 48&lt;/span&gt;: Apakah orang-orang di situ bisa melihat keadaan Bartimeus? Apakah mereka mendengarkan teriakan Bartimeus? Mengapa mereka menegurnya?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat 49-51&lt;/span&gt;: Bagaimana Yesus memperlakukan Bartimeus? Samakah dengan yang dilakukan orang banyak itu?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat 52&lt;/span&gt;: Apa yang Yesus temukan dalam diri Bartimeus sehingga ia sembuh?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perbedaan apakah yang Anda temukan dan bisa Anda pelajari antara Bartimeus dan orang banyak yang mengikuti Yesus pada waktu itu?&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Renungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengenalan yang tepat akan Yesus akan membuat kita menghasilkan tindakan yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bartimeus secara fisik buta tetapi secara iman dia tidak buta. Dia tidak dapat melihat dunia tetapi dia melihat Yesus dalam hatinya dan memercayakan imannya kepada Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bartimeus yang buta, yang tidak melihat, namun mengarahkan telinganya, peka akan kehadiran Yesus dan mengenal-Nya sangat baik sehingga ia yakin Yesus mampu menyembuhkannya. Sebaliknya, orang banyak itu bisa melihat namun mereka menutup matanya untuk melihat Bartimeus. Mereka bisa mendengar tetapi menutup telinga atas teriakan Bartimeus. Mungkin dengan alasan agar Yesus tidak terusik atau mereka yang tak terganggu. Apapun alasannya mereka menegur Bartimeus. Yesus sudah menunjukkan bagaimana seharusnya para pengikutnya bersikap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini menyadarkan kita bahwa kita yang dianugerahi mata yang dapat melihat, seringkali tetap buta. Bukan mata kita yang buta melainkan hati kita yang buta. Kadang keindahan yang kita lihat dari mata telah membutakan hati kita. Kadang kita hanya memandang seseorang hanya dari penampilan fisik, prestasi, dan kekayaannya. Kadang kita memeras dan merugikan manusia bahkan seringkali menganggap rendah orang lain. Hati kita buta akan kasih Yesus sehingga kita memercayakan semuanya kepada penglihatan duniawi tapi tak melihat kasih Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan sungguh indah apabila kita dapat melihat kehidupan tidak hanya dari mata tetapi juga dari hati, dari iman kan Yesus, yaitu kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan sharing:&lt;br /&gt;Apakah hati kita benar telah melihat kasih Yesus ataukah masih buta?&lt;br /&gt;Inginkah kita menjadi seorang Bartimeus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diedit sedikit oleh &lt;a href="http://iscab.wordpress.com/"&gt;iscab&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;supaya sesuai EYD&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-5226229452570301119?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/5226229452570301119/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/buta-jasmani-namun-celik-rohani.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/5226229452570301119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/5226229452570301119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/buta-jasmani-namun-celik-rohani.html' title='Buta Jasmani namun Celik Rohani'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-2811720273674148848</id><published>2009-10-25T15:31:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T15:34:28.618-07:00</updated><title type='text'>Father's Love Letter</title><content type='html'>God loves you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/6TcxA_7_fi8&amp;amp;hl=de&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/6TcxA_7_fi8&amp;amp;hl=de&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;embedded by Ignatius S. Condro A.B.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-2811720273674148848?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/2811720273674148848/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/fathers-love-letter.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/2811720273674148848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/2811720273674148848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/fathers-love-letter.html' title='Father&apos;s Love Letter'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-4708532246061304958</id><published>2009-10-25T05:17:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T05:28:05.389-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='putus asa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harap'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dialektika'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harapan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kekuatiran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecemasan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuatir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hope'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cemas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keinginan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keputusasaan'/><title type='text'>H2C: Harap-harap Cemas</title><content type='html'>oleh &lt;a href="http://iscab.wordpress.com"&gt;Ignatius Sapto Condro A.B.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia sering dilanda kecemasan atau kekuatiran. Mahasiswa kuatir dengan hasil ujian. Ada yang kuatir, takut kekurangan uang. Ada yang kuatir karena belum menemukan pasangan hidup. Manusia memiliki banyak keinginan dan ketika keinginannya tidak tercapai atau ketika dia melihat banyak tantangan, ancaman, dan gangguan, dia merasa kuatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus berkata bahwa kita tidak perlu kuatir.&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matius 6:25-34&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lukas 12:22-31&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara kekuatiran manusia, selalu ada harapan. Kita harus tetap rendah hati dan selalu terbuka untuk setiap rahmat yang Tuhan berikan. Kalau kita mempersembahkan segenap kecemasan dan keputusasaan kita kepada Tuhan, di sanalah kita dapat melihat harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paulus menulis bahwa kita harus berpegang teguh dalam pengharapan.&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ibrani 6:9-20&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari, harapan dan kecemasan selalu bagai dua sisi koin. Tuhan memberikan keduanya supaya manusia belajar sesuatu. Oleh karena itu, beberapa bacaan ini dapat direnungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan di rumah&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matius 14:22-23&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yohanes 6:16-21&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-4708532246061304958?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/4708532246061304958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/h2c-harap-harap-cemas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/4708532246061304958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/4708532246061304958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/h2c-harap-harap-cemas.html' title='H2C: Harap-harap Cemas'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-2594506313166020952</id><published>2009-10-25T05:06:00.000-07:00</published><updated>2009-11-01T05:46:07.730-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manajemen waktu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='prioritas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='time management'/><title type='text'>Dealing with Priority</title><content type='html'>Renungan Ibadah PERKI dan Pengucapan Syukur Pernikahan Lars-Marlen (16 Juli 2006)&lt;br /&gt;oleh: &lt;a href="http://felixpasila.blogspot.com/"&gt;Felix Pasila&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda sedang letih dengan banyak hal yang anda kerjakan?&lt;br /&gt;Apakah anda sedang mengerjakan sesuatu yang benar-benar penting saat ini?&lt;br /&gt;Mari belajar bersama &lt;strong&gt;Hukum Prioritas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia bisnis dan leadership dikenal &lt;strong&gt;Pareto Principle, 80-20 rule:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Habiskan 80% waktu anda untuk mengembangkan 2 dari 10 karyawan terbaik anda, maka anda sedang mencapai keuntungan 80%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa/apa yang penting bagi anda saat ini? Pada saat yang bersamaan, mana yang harus anda dahulukan?&lt;br /&gt;- Pekerjaan/study?&lt;br /&gt;- Keluarga?&lt;br /&gt;- Teman/pacar?&lt;br /&gt;- Pelayanan?&lt;br /&gt;- Mengenal Allah?&lt;br /&gt;- Masa depan?&lt;br /&gt;- Pengembangan diri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Prinsip Keseimbangan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Matius 4:4 &lt;em&gt;Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;1 Timotius 3:5 &lt;em&gt;Jikalau seorang tidak tahu mengepalai keluarganya sendiri, bagaimanakah ia dapat mengurus Jemaat Allah?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang Allah ingin anda utamakan?&lt;br /&gt;Yesaya 30:15-16: _______________&lt;br /&gt;Setelah itu Allah ingin anda memprioritaskan ? _______________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tantangan Prioritas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Memilih mana yang harus diutamakan dan mana yang bisa dikerjakan bertahap/ditunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prioritas mengenal dan menikmati hubungan dengan Allah?&lt;br /&gt;1. .......................................&lt;br /&gt;2. .......................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prioritas &lt;a name="OLE_LINK2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a name="OLE_LINK1"&gt;anda dalam&lt;/a&gt; mengembangkan diri, berorganisasi, pelayanan, hobby?&lt;br /&gt;1. .......................................&lt;br /&gt;2. .......................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prioritas anda dalam dalam pekerjaan/study?&lt;br /&gt;1. .......................................&lt;br /&gt;2. .......................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prioritas anda terhadap keluarga?&lt;br /&gt;1. .......................................&lt;br /&gt;2. .......................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prioritas anda dalam hal keuangan/investasi?&lt;br /&gt;1. .......................................&lt;br /&gt;2. .......................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini diambil &lt;a href="http://perki-bremen.blogspot.com/2006/07/dealing-with-priority.html"&gt;dari blog lama Perki Bremen&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-2594506313166020952?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/2594506313166020952/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/dealing-with-priority.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/2594506313166020952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/2594506313166020952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/dealing-with-priority.html' title='Dealing with Priority'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-773874336663950989</id><published>2009-10-25T04:42:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T05:01:14.977-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='word'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lidah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='worte'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata'/><title type='text'>Bijakkah Lidah Kita?</title><content type='html'>Worte können verletzen.&lt;br /&gt;Auch mich.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;("&lt;a href="http://www.soziale-manieren.de/"&gt;Soziale Manieren für eine bessere Gesellschaft&lt;/a&gt;", kampanye &lt;a href="http://www.caritas.de/"&gt;Caritas&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.soziale-manieren.de/"&gt;http://www.soziale-manieren.de&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.caritas.de/"&gt;http://www.caritas.de&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan berikut dari &lt;a href="http://perki-bremen.blogspot.com/2006/10/bijakkah-lidah-kita.html"&gt;PA Perki Bremen yang dipimpin Yadi Rayendra&lt;/a&gt; mengenai kata-kata yang keluar dari mulut. Ada pepatah yang mengatakan bahwa lidah lebih tajam daripada pedang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Renungan Ibadah Perki (15 Oktober 2006)&lt;br /&gt;Oleh: &lt;a href="http://catatanmiray.blogspot.com/"&gt;Yadi Rayendra&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mengapa lidah, mulut atau bibir kita menjadi topik yang begitu penting untuk dibicarakan atau didiskusikan? Topik tentang menjaga lidah bukan merupakan hal yang baru. Tetapi mengapa begitu penting untuk terus diingatkan tentang bagaimana kita menjaganya dengan bijak? Fakta memperlihatkan bahwa orang yang suka berbicara diperkirakan melontarkan 30.000 kata setiap hari! Artinya, kita menghabiskan banyak waktu dalam hidup kita hanya untuk bicara. Pertanyaannya adalah, bagaimana perkataan kita, entah banyak maupun sedikit, mempengaruhi sesama kita?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selanjutnya, kita diajak untuk menyadari bagaimana kekuatan lidah kita, baik yang bersifat positif maupun negatif mempengaruhi kehidupan kita ataupun sesama kita. Tuhan Yesus mengungkapkan dalam Matius 15:18-20: "Apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang. Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, kesaksian palsu dan hujat. Hal-hal inilah yang menajiskan orang". Disini dengan tegas Yesus mengatakan bagaimana besarnya pengaruh atau kuasa dari kata-kata yang keluar dari mulut kita. Ternyata, disadari atau tidak lidah yang sama dari satu mulut yang sama bisa berfungsi untuk mendatangkan berkat atau kutuk bagi diri kita atau sesama kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Raja Salomo dalam Amsal 10:19 menulis, "Siapa yang menahan bibirnya, berakal budi". Namun, di lain pihak Yakobus berkata, "Tidak seorang pun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan". Disini Rasul Yakobus menegaskan bahwa tidak mudah bagi kita untuk mengendalikan lidah kita dengan kekuatan kita sendiri. Lidah disini digambarkan sebagai sesuatu ang buas, penuh racun yang mematikan. Lebih jauh, Yakobuspun mengatakan bahwa dengan lidah kita memuji Allah yang menciptakan kita, dengan lidah pula kita mengutuk manusia yang diciptakan-Nya. Masalah dengan lidah ini jelas-jelas oleh Yakobus ditujukan kepada orang percaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tidak adanya penguasaan lidah bisa digambarkann sebagai suatu penyakit. Seringkali diagnosa suatu penyakit dapat dilakukan hanya dengan melihat bagian dalam mulut seseorang. Beberapa penyakit dapat diketahui dengan memeriksa keadaan lidah. Hal serupa juga dapat dilakukan untuk memeriksa kesehatan rohani seseorang. Tutur kata yang diucapkan seseorang akan mencerminkan apa yang ada dalam diri orang itu. Yesus dalam Matius 12:34 berkata, "Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Penulis kitab Amsal, dalam Amsal 13:3 berkata, “Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir, akan ditimpa kebinasaan” dan dalam Amsal 18:6 berkata “Bibir orang bebal menimbulkan perbantahan, dan mulutnya berseru meminta pukulan”. Betapa banyak kesulitan yang dapat dicegah jika kita mau belajar mengendalikan lidah kita! Betapa banyak sakit hati yang kita sebabkan bagi orang lain dapat dicegah jika kita mau menjaga perkataan kita!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bagaimana kita mengendalikan lidah kita agar perkataan kita bisa menjadi berkat dan bukan menjadi batu sandungan bagi orang lain? Salomo menulis dalam Amsal 12:18: "Lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan“. Kata kunci dari ayat tersebut bukanlah &lt;u&gt;lidah&lt;/u&gt; melainkan &lt;u&gt;bijak&lt;/u&gt;. Lidah tidak dapat mengontrol dirinya sendiri, karena lidah hanya berfungsi bila kendali pemiliknya diaktifkan. Untuk dapat menjadi bijak mengontrol dan menggunakan lidah kita, tentu kita perlu dokter yaitu Allah kita, Yesus Kristus. Rasul Paulus dalam Roma 6:13 berkata bahwa &lt;u&gt;kita perlu memilih untuk menyerahkan anggota-anggota tubuh kita&lt;/u&gt; "kepada Allah untuk menjadi senjata senjata kebenaran," bukan "kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman." Jadi kata kuncinya adalah, kita dengan sadar memilih untuk menyerahkan lidah kita pada tabib Agung, yaitu Allah kita untuk dapat disembuhkan dan digunakan sebagai senjata kebenaran dan bukan sebagai senjata kelaliman. Jadi, bila kita ingin bijak, kita datang kepada dokter sumber kebijakan itu, yaitu Tuhan Yesus Kristus sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Berikut ini ada beberapa penerapan praktis yang dibagikan oleh &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Richard De Haan.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt 18pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;1. Menyerahkan anggota tubuh kita kepada Tuhan, termasuk lidah kita. Sebagai ayat yang bisa menolong kita, kita bisa lihat di Roma 12:1. Di sana Rasul Paulus mendorong kita untuk menyerahkan anggota tubuh kita, sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah, agar dipakai sebagai alat yang membawa berkat. Dengan menyerahkan tubuh kita, termasuk lidah kita, kita sedang dengan rendah hati membiarkan Tuhan memakai tubuh kita sebagai sesuatu yang menyenangkan dan ibadah bagi Dia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt 18pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;2. Memohon pertolongan dari Tuhan setiap saat. Dalam hal ini, kita bisa mengikuti teladan raja Daud. Dalam Mazmur 141:3, Daud meminta/memohon pertolongan Allah untuk "mengawasi" mulutnya dan "berjaga pada pintu" bibirnya. Kita semua tahu bahwa Daud adalah seorang raja yang bijak, yang mengasihi Allah, yang hidupnya selalu berpadanan pada kehendak Allah. Tetapi, dia tetap rendah hati untuk meminta dan senantiasa melibatkan pertolongan Tuhan dalam menjaga bibir dan lidahnya, karena dia sadar dengan kekuatannya sendiri, dia tak sanggup menjaga lidahnya. Dia pun sadar bahwa lidahnya bisa menjadi berkat, bila Allah bersemayam dan berjaga di pintu bibirnya. Hal ini bisa mendorong kita, yang sedang terus belajar bertumbuh di dalam Allah untuk mengikuti teladan Daud, untuk dengan rendah hati senantiasa meminta pertolongan Tuhan untuk mengawasi mulut dan berjaga pada pintu bibir kita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt 18pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;3. Berpikirlah sebelum kita membuka mulut dan belajarlah untuk sedikit berbicara. Sebelum kita melontarkan rentetan kata-kata yang bisa menjadi batu sandungan, ada baiknya kita diam sejenak dan mempertimbangkan kata-kata kita di dalam hati. Sebagai penerapan praktis, kita bisa menaruh ayat-ayat Firman Tuhan di dalam hati dan mulut kita yang bisa meneguhkan atau mengingatkan kita tentang bagaimana menggunakan lidah. Dengan mengingat ayat-ayat dari Firman Tuhan, kita berarti sedang mengisi diri kita sehingga kita bisa lepas dari ancaman si iblis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Akhirnya kita perlu menyadari bahwa tutur kata kita banyak berbicara tentang jati diri kita. Aksen kita menunjukkan negara atau daerah asal kita. Kata-kata kita mengungkapkan tingkat pendidikan atau budi bahasa kita. Topik diskusi kita menunjukkan minat utama kita dalam kehidupan, karena biasanya kita membicarakan hal-hal yang paling kita sukai. Dan, percakapan kita mengungkapkan tujuan kekal kita, karena orang-orang yang akan ke surga berbicara dengan "bahasa kemuliaan." Sebaliknya, orang-orang yang akan ke neraka berbicara dengan "bahasa kesesatan." Setelah ini, pilihan sepenuhnya ada di tangan kita. Bagaimana dan kemana akan kita bawa tujuan hidup kita, tergantung pada pilihan kita untuk mengendalikan diri kita, termasuk lidah kita. Tetapi satu yang bisa kita pegang, Tuhan Yesus selalu ada di sana dan mampu menolong kita untuk bisa menjaga lidah kita dengan bijak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bahan renungan diambil dari berbagai sumber di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.sabda.org/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://www.sabda.org/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikomentari oleh &lt;a href="http://iscab.wordpress.com"&gt;iscab&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-773874336663950989?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/773874336663950989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/bijakkah-lidah-kita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/773874336663950989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/773874336663950989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/bijakkah-lidah-kita.html' title='Bijakkah Lidah Kita?'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-6298115883239019487</id><published>2009-10-25T04:20:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T04:36:52.690-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manajemen waktu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makna'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='khawatir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='time'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keinginan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='time management'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='waktu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tujuan'/><title type='text'>Manajemen Waktu</title><content type='html'>oleh &lt;a href="http://iscab.wordpress.com"&gt;Ignatius S. Condro A.B.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang diberi anugerah Tuhan berupa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;waktu&lt;/span&gt;. Lalu manusia mengolah waktu tersebut menjadi 24 jam sehari, 7 hari seminggu, kira-kira 30 hari sebulan, dan 365 hari setahun. Pada setiap waktu, manusia memberi makna. Ada keinginan manusia mencapai sesuatu yang dianggap penting dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Lulus kuliah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jadwal ujian&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belajar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tenggat waktu pekerjaan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Janji dengan teman&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jalan-jalan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Urusan jodoh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kegiatan organisasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menambah "hot skill"&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berdoa&lt;/li&gt;&lt;li&gt;dll&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Manusia memiliki tujuan, keinginan, dll yang memberikan makna bagi hidupnya. Untuk mencapainya butuh proses yang terdiri dari banyak tahapan. Setiap tahap tentu saja butuh &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;waktu&lt;/span&gt;. Karena manusia memiliki keinginan sangat banyak, dia mulai sulit membagi waktunya. Semakin banyak peranan manusia, semakin banyak keinginannya dalam setiap perannya, yang tentu saja semakin banyak waktu yang diberikannya. Akhirnya dia merasa selalu kekurangan waktu. Inilah pentingnya manusia memiliki &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Manajemen Waktu&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia sering merasa khawatir bahwa waktu tidak pernah cukup untuknya. Dada sesak, kepala nyut-nyutan, dll. Takut kehabisan waktu atau buang-buang waktu. Padahal semuanya hanya masalah mengatur hal-hal berdasarkan penting-tidaknya dan mendesak-tidaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penting vs. tidak penting&lt;br /&gt;Mendesak vs tidak mendesak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Important vs Unimportant&lt;br /&gt;Urgent vs not urgent&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wichtig vs unwichtig&lt;br /&gt;Dringend vs nichtdringend&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan menekankan bahwa manusia tidak perlu takut atau khawatir (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lukas 12:25-36&lt;/span&gt;). Supaya waktu dapat digunakan secara optimal, kita bisa merenungkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengkhotbah 3:1-5&lt;/span&gt;. Menggunakan waktu secara bijaksana dapat menghindarkan kita dari hal-hal tak terduga yang bisa membuang waktu kita, seperti&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;jatus sakit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;tugas mendadak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;dll&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Kita harus waspada terhadap masa depan. Kita bisa merenungkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matius 25:1-13&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-6298115883239019487?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/6298115883239019487/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/manajemen-waktu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/6298115883239019487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/6298115883239019487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/manajemen-waktu.html' title='Manajemen Waktu'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-4640389690333361680</id><published>2009-10-25T04:13:00.000-07:00</published><updated>2009-11-28T12:46:20.390-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='labora'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pekerjaan'/><title type='text'>Mengembangkan sikap sebagai murid Kristus di pekerjaan dan study</title><content type='html'>oleh: &lt;a href="http://felixpasila.blogspot.com/"&gt;Felix Pasila&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kolose 3:23&lt;br /&gt;Pekerjaan apa saja yang diberikan kepadamu, hendaklah kalian&lt;br /&gt;mengerjakannya dengan sepenuh hati, seolah-olah Tuhanlah yang kalian layani, dan bukan hanya manusia. (Alkitab BIS)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Adakan selalu perenungan sebelum memulai segala sesuatu: bagaimana sikap kebergantungan kepada Tuhan Yesus ditunjukkan.&lt;br /&gt;2. Apakah ada yang salah dan tidak sesuai dengan hati nurani dengan&lt;br /&gt;langkah-langkah yang selama ini diambil. Kalau ada, segera buat langkah perubahan.&lt;br /&gt;3. Selalu membuat daftar kegiatan penting yang harus dikerjakan, pilih mana yang harus diutamakan dan segera dilakukan dan mana yang bisa dikerjakan secara bertahap atau ditunda.&lt;br /&gt;4. Kejarlah selalu keunggulan dalam segala sesuatu yang dikerjakan dan kembangkan kecerdikan dalam menyelesaikan segala sesuatu.&lt;br /&gt;5. Dalam hal keuangan bersikaplah selalu hemat, teliti dalam penggunaan atau pengeluarannya, lebih baik menunda pengeluaran untuk menguji tingkat kepentingannya.&lt;br /&gt;6. Selalu bersikap bahwa semua uang yang dipercayakan adalah uang Tuhan, untuk dipergunakan dengan penuh tanggung jawab.&lt;br /&gt;7. Bukan rapinya laporan keuangan yang diutamakan, tetapi ketepatan penggunaan uang.&lt;br /&gt;8. Memilih jalan penderitaan demi keberhasilan jangka panjang, daripada sikap memilih jalan mudah untuk keberhasilan jangka pendek yang temporer.&lt;br /&gt;9. Selalu bersikap menguasai diri dalam hal : makan, mencari hiburan, waktu istirahat, ngobrol tanpa arah.&lt;br /&gt;10. Selalu bersikap melayani dan memberi yang terbaik kepada yang dilayani(baca Suami/Istri, anak, teman sekerja, Bos).&lt;br /&gt;11. Selalu bersikap ramah, sukacita, penuh semangat.&lt;br /&gt;12. Selalu ambil inisiatip untuk mencari solusi bagi permasalahan yang&lt;br /&gt;dihadapi oleh orang yang dilayani.&lt;br /&gt;13. Selalu mengembangkan diri dengan banyak membaca buku, belajar dari orang lain yang lebih tahu dan trampil, bertanya sebanyak mungkin mencari permasalahan dan hal-hal yang bisa dikembangkan di masyarakat.&lt;br /&gt;14. Menikmati waktu rekreasi dan libur secara total pada saat yang direncanakan.&lt;br /&gt;15. Akhiri setiap hari dengan doa pemeriksaan diri di hadapan Tuhan Yesus, mohon penyucianNya, menyerahkan diri (dan keluarga) dan bersyukur atas setiap anugerahNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari &lt;a href="http://perki-bremen.blogspot.com/2006/02/mengembangkan-sikap-sebagai-murid.html"&gt;blog lama Perki Bremen&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-4640389690333361680?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/4640389690333361680/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/mengembangkan-sikap-sebagai-murid.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/4640389690333361680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/4640389690333361680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/mengembangkan-sikap-sebagai-murid.html' title='Mengembangkan sikap sebagai murid Kristus di pekerjaan dan study'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-1549326566960438012</id><published>2009-10-13T11:23:00.000-07:00</published><updated>2009-11-28T12:52:18.974-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persoalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bertumbuh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berubah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masalah'/><title type='text'>Bertumbuh dan diubahkan Lewat Persoalan (Roma 8:28, Mazmur 34 : 18, 2 Kor 1 :9)</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;oleh &lt;a href="http://rudolf-bonay.blogspot.com/"&gt;Rudolf Surya Bonay&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;30 September kemarin, gempa berkekuatan 7.6 SR terjadi pukul 17.16wib di Sumatera Barat, Indonesia. Bencana alam tersebut merenggut ratusan nyawa manusia, merusakan sebagian besar bangunan bahkan masih banyak korban yang dinyatakan hilang. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Negara kita seakan-akan terus menerus ditimpa bencana (persoalan), mulai dari tsunami di aceh (setelah tsunami adanya kesepakatan damai antara pemerintah dan GAM), gempa di Yogyakarta, tasikmalaya dan kini bencana terjadi lagi di Sumatra barat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Presiden Amerika Barack Obama, mengatakan bahwa Negara kita adalah Negara yang tangguh dalam menghadapi cobaan:&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"Indonesia adalah negara yang luar biasa yang telah mengalami berbagai cobaan dari bencana-bencana alam. Saya tahu bahwa rakyat Indonesia kuat dan tangguh serta tabah untuk mengatasi tantangan ini," kata obama (&lt;a href="http://dunia.vivanews.com/news/read/93987obama__indonesia_negara_penuh_cobaan"&gt;http://dunia.vivanews.com/news/read/93987obama__indonesia_negara_penuh_cobaan&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Pribadi kita sebagai manusia juga tidak lepas dari permasalahan, tidak ada seorangpun yang kebal dari penderitaan atau terlindungi dari persoalan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dalam persoalan kita, kita lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Mazmur 34 : 18 mengatakan, “TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.”&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dalam persoalan kita semakin bergantung sepenuhnya kepada Allah :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; 2 Kor 1 :9 “Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati”.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dalam permasalahan, penderitaan, sesuatu yang buruk, pahit, segala sesuatu yg tidak menyenangkan, segala sesuatu yg salah yg kita perbuat dapat diubahkan Allah menjadi sesuatu yang baik jikia kita menyerahkan semuanya kepadaNya. (Yesus melakukannya di kayu salib).&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Roma 8:28 “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah..&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Segala sesuatu berarti kebaikan atau keburukan atau apapun yg terjadi dalam kehidupan kita, Allah turut ikut bekerja didalamnya untuk kebaikan sesuai rencanaNya yaitu rencana menjadikan kita serupa dengan Yesus Kristus itulah tujuan Allah dalam kehidupan kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dalam menghadapi persoalan kita harus memandang pada rencana Allah bahwa rencanaNya baik (Yer 29:11), Mengucap Syukur dalam segala hal (bukan atas segala hal) (1 Tes 5 : 18) dan menolak untuk menyerah.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dalam semuanya itu Allah mengubahkan hidup dan membuat kita semakin bertumbuh sesuai dengan tujuan yang direncanakanNya. Allah juga ingin mengubah negeri kita dengan apa yang terjadi dengan Negara kita baik atau buruk.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Pertanyaan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Masalah apa dalam kehidupan saya yang menyebabkan pertumbuhan besar dalam hidup saya?&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-1549326566960438012?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/1549326566960438012/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/bertumbuh-dan-diubahkan-lewat-persoalan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/1549326566960438012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/1549326566960438012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/10/bertumbuh-dan-diubahkan-lewat-persoalan.html' title='Bertumbuh dan diubahkan Lewat Persoalan (Roma 8:28, Mazmur 34 : 18, 2 Kor 1 :9)'/><author><name>Rudolf Bonay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05793951485872936088</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_CZU7yNSeeks/SYfo8Xz-kRI/AAAAAAAAAEc/ZUkOQwwcaDU/S220/n1635354617_64325_7452.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9217110684825286019.post-1786557228372742798</id><published>2009-09-04T06:21:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T15:34:56.907-07:00</updated><title type='text'>Ubi caritas</title><content type='html'>Ubi caritas et amor&lt;br /&gt;Deus ibi est&lt;br /&gt;Di mana ada cinta dan kasih&lt;br /&gt;Di situ ada Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/McqPfpHL7-8&amp;amp;hl=de&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/McqPfpHL7-8&amp;amp;hl=de&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;embedded by &lt;a href="http://iscab.wordpress.com/"&gt;Ignatius Sapto Condro A.B.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9217110684825286019-1786557228372742798?l=perkibremen2009.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/feeds/1786557228372742798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/09/ubi-caritas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/1786557228372742798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9217110684825286019/posts/default/1786557228372742798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perkibremen2009.blogspot.com/2009/09/ubi-caritas.html' title='Ubi caritas'/><author><name>Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna</name><uri>https://profiles.google.com/111675666761387956767</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-iVp6xEm4OqM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAV8/NI2_sXeObxs/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
